Langsung ke konten utama

#24 di 2020: Kebenaran

“Wendy.”

Wendy menoleh pada ayahnya yang sekarang di depan pintu kamar membawa segelas cokelat hangat. “Kamu lupa bikin cokelat.”

“Yah, I’m 24. Aku bisa bikin sendiri,” Wendy menghampiri ayahnya dan mengambil cokelatnya.

“Kamu kenal sama orang yang tadi?”

Wendy duduk di kasurnya dan menyesap cokelatnya, ia mengangguk. “Sekarang udah kenal. Ayah juga pasti kenal. Kenapa kemarin pura-pura gak ngeh?”

Ayahnya mengangkat bahu, “Ayah gak begitu kenal.”

“Ya tapi pasti Ayah tahu kan dia penyebab kecelakaanku?”

Ayah Wendy menghela napas dan duduk di meja belajar Wendy. “Kamu percaya?”

“I don’t know. Everything was clear. The police, the cctv, everything…,” Wendy mengangkat bahunya, mengeratkan genggaman pada gagang gelas cokelat. Ayahnya mengangguk, “It’s clear,” dan ayahnya setuju.

“Terus kenapa dia bilang begitu?”

Ayahnya mengambil buku tugas milik Wendy dan membolak-balik bukunya, “Are you angry?”

“I am. I do. It’s just like… he said that on purpose. To tell me that he killed Lilianne,” Wendy berdecak kesal, “to tell me to hate him.”

Lagi-lagi ayahnya mengangguk, tapi mengangkat bahunya, “I can’t say anything about that,” lalu ia tertawa kecil, meletakkan buku tugas Wendy. Ayah Wendy bangkit lalu menepuk pelan pundak Wendy.

“Ayah rasa kamu gak perlu anggap dia serius. Kalau gak suka ya gak usah diladenin, toh?”

Lalu ayahnya keluar dari kamarnya. Wendy masih diam.

*****


Jtn, 24/1/2020

23.40

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hatta, Jejak yang Melampaui Zaman

Membaca buku Hatta, Jejak yang Melampaui Zaman , seperti membaca catatan perjalanan yang diabadikan karena tahu dua puluh tahun ke depan, pembaca mungkin tidak akan ingat siapa yang melakukan perjalanan. Bersama dengan empat bapak bangsa Republik Indonesia lainnya, Sukarno, Tan Malaka, dan Sutan Sjahrir; Tempo menerbitkan serial monograf Bapak Bangsa: Hatta, Jejak yang Melampaui Zaman. Kalau biografi biasanya dirunutkan dari hari kelahiran hingga kematian, buku ini lebih berfokus pada tempat-tempat berkesan bagi Hatta dan teman-teman seperbuangan nya. Lain waktu menghasilkan cerita, tapi tempat menghasilkan cerita. Seperti prolognya, kita akan bertamasya sejarah bersama Bung Hatta. Saat membaca buku ini, kita akan dibawa ke tempat-tempat Hatta menghabiskan waktu dengan buku-bukunya. Dari Bukit Tinggi sampai ke Rotterdam, hingga ke pengasingan di Banda Neira. Dari menguatkan pondasinya sebagai seorang Muslim dan berkenalan dengan buku, hingga mempertahankan prinsip sebagai akademisi di...

Pengalaman Seleksi CPNS 2021 – Seleksi Administrasi

Lulus Februari 2021, saya langsung tancap keyboard , melamar ke berbagai perusahaan lewat platform jobseeker online , bersaing dengan 3000 lebih pelamar di setiap perusahaannya. Kalau dihitung lebih dari 100 perusahaan yang saya lamar, menyesuaikan CV berkali-kali, tapi nihi l. Bisa dihitung jari yang masuk tahap wawancara . Orang tua memang sudah dari awal saya lulus berharap untuk saya ikut seleksi PNS karena kasihan melihat saya yang dari SD selalu berkegiatan penuh seharian, saat itu leyeh-leyeh di rumah berbulan-bulan😂 Akhirnya, sambil tetap melamar pekerjaan ke berbagai perusahaan, saya berbakti pada orang tua dengan ikut mendaftar seleksi CPNS. Perlu diketahui bahwa proses seleksi CPNS ini dari pengumuman satu ke pengumuman lainnya sangat panjang jedanya, bisa hampir 1 bulan tanpa kepastian. Setiap hari ibu saya menanyakan apa pendaftaran sudah dibuka, setelah pendaftaran, ibu saya menanyakan setiap hari kapan pengumuman seleksi administrasi, lalu setelah lolos ibu saya a...