Langsung ke konten utama

#Ngabubuwrite - Day 3: Masker


Maskermu menutupi apa?

Maskerku menutupi wajah, sebentar, sebagai bentuk usaha biar bitnik kecil dan noda hitam di wajahku hilang.

Masker tetangga sebelahku menutupi wajah juga, biar bakteri yang keluar dari batuknya tidak menulari tetanggaku di depan kamarnya, yang memakai masker untuk menutupi wajahnya, biar tidak terkena bakteri yang keluar dari mulut tetangga seberangnya.

Masker guru bahasaku menutupi wajahnya, semuanya, biar lebam-lebam di sisi bibirnya juga di ujung matanya tidak terlihat orang-orang.

Masker kakak tingkatku juga menutupi wajahnya, biar sedihnya tidak menulari teman sekelompok tutornya.

Masker teman kelasku beda lagi, dipakai untuk menutupi kakinya, biar lecet dan kapalan hasil jalan hampir satu jam dari kosan ke kampus tidak terlihat dan mengganggu teman-teman di kelas.

Lalu ada, masker temanku yang lain, ia suka pesta, makan bersama, belanja bersama, apapun dilakukan bersama-sama; untuk menutupi teriakan kedua orang tuanya yang jarang menoleh saat ia pulang dengan sedikit sadar.

Ada lagi masker penjual gorengan di dekat belokan kampus, diletakkan di atas dompet dengan bungkus plastik gorengan, entah untuk menutupi uang di dalamnya atau menutupi kebenaran kalau semakin berjalan tahun ini, semakin sepi pula uang yang masuk ke dompetnya.

Ternyata, masker bukan hanya untuk menutupi wajah.



*****

Jtn, 26/4/2020; 17.30

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hatta, Jejak yang Melampaui Zaman

Membaca buku Hatta, Jejak yang Melampaui Zaman , seperti membaca catatan perjalanan yang diabadikan karena tahu dua puluh tahun ke depan, pembaca mungkin tidak akan ingat siapa yang melakukan perjalanan. Bersama dengan empat bapak bangsa Republik Indonesia lainnya, Sukarno, Tan Malaka, dan Sutan Sjahrir; Tempo menerbitkan serial monograf Bapak Bangsa: Hatta, Jejak yang Melampaui Zaman. Kalau biografi biasanya dirunutkan dari hari kelahiran hingga kematian, buku ini lebih berfokus pada tempat-tempat berkesan bagi Hatta dan teman-teman seperbuangan nya. Lain waktu menghasilkan cerita, tapi tempat menghasilkan cerita. Seperti prolognya, kita akan bertamasya sejarah bersama Bung Hatta. Saat membaca buku ini, kita akan dibawa ke tempat-tempat Hatta menghabiskan waktu dengan buku-bukunya. Dari Bukit Tinggi sampai ke Rotterdam, hingga ke pengasingan di Banda Neira. Dari menguatkan pondasinya sebagai seorang Muslim dan berkenalan dengan buku, hingga mempertahankan prinsip sebagai akademisi di...

Pengalaman Seleksi CPNS 2021 – Seleksi Administrasi

Lulus Februari 2021, saya langsung tancap keyboard , melamar ke berbagai perusahaan lewat platform jobseeker online , bersaing dengan 3000 lebih pelamar di setiap perusahaannya. Kalau dihitung lebih dari 100 perusahaan yang saya lamar, menyesuaikan CV berkali-kali, tapi nihi l. Bisa dihitung jari yang masuk tahap wawancara . Orang tua memang sudah dari awal saya lulus berharap untuk saya ikut seleksi PNS karena kasihan melihat saya yang dari SD selalu berkegiatan penuh seharian, saat itu leyeh-leyeh di rumah berbulan-bulan😂 Akhirnya, sambil tetap melamar pekerjaan ke berbagai perusahaan, saya berbakti pada orang tua dengan ikut mendaftar seleksi CPNS. Perlu diketahui bahwa proses seleksi CPNS ini dari pengumuman satu ke pengumuman lainnya sangat panjang jedanya, bisa hampir 1 bulan tanpa kepastian. Setiap hari ibu saya menanyakan apa pendaftaran sudah dibuka, setelah pendaftaran, ibu saya menanyakan setiap hari kapan pengumuman seleksi administrasi, lalu setelah lolos ibu saya a...