Langsung ke konten utama

Postingan

Seperti Panda di China

"Mer, tahu gak?" Aku--yang sedang sibuk mengupas kulit kentang di hari yang panas, menggeleng. "Panda di China, sebelum dilepas ke alam bebas, mereka dites kesehatan dulu." "Lalu?" "Biar pas dilepas sehat bener. Terus, dilatih dengan berbagai macam skill alam liar, biar gak cepet kalah sama serangan panda-panda yang duluan liar buat berebut wilayah tinggal, biar bisa cari makan sendiri. Biar gak manja kayak video-video panda yang sering viral itu." Itu sih aku yang suka lihat video panda-panda lucu di Youtube. "Ha-ha. Ada lagi?" "Dipasang tracker, setiap gerakannya, ke mana dia pergi, apa yang dia makan, semuanya dimonitor. Dipastikan makanannya bebas dari bibit penyakit, walaupun di alam liar. Dipastikan wilayah tinggalnya mendukung buat dia bertahan di alam liar." Aku melempar satu kentang yang sudah bersih ke dalam ember rendaman, "Ini arahnya ke mana, Jun? Cita-citamu kerja sama panda itu?" ...

Pendidikan Ideal

Aku tahu harusnya aku tidak melakukan ini, tapi aku tidak bisa menahan rasa penasaran yang menyelimuti pikiranku tentang orang itu. Beliau adalah Pak Armawan, satpam di masjid kampusku. Kata Pak Yat –satpam masjid yang satunya, namanya harusnya Darmawan, tapi terhapus huruf D-nya saat mendaftarkan kelahiran. Lagi pula, Darmawan rasanya tidak cocok dengan imej pak Armawan yang galak kalau soal parkir-memarkir di masjid kampus. Ada satu hal yang membuatku penasaran tentang beliau, yang membuatku melakukan hal yang seharusnya tidak dilakukan, apalagi saat hari raya: memperhatikan beliau lebih dari memperhatikan bapak dosen yang saat itu sedang berkhutbah. Pak Armawan punya kebiasaan, yaitu menangis mendengar khutbah shalat iedul adha . Padahal khutbah iedul adha menurutku tidak spesial, materinya dari tahun ke tahun itu-itu saja, diawali kisah Nabi Ibrahim yang mencari tuhan sampai ke kisahnya bersama Nabi Ismail tentang kurban. “Mohon maaf lahir batin, Ker,” aku meng...

Untuk Adik-Adik Kelas 12 yang Tidak Lolos SNMPTN

"Dear adik-adik kelas 12 yang tidak lolos SNMPTN... Itu berarti Allah masih mau lihat perjuangan kamu." Klise gak sih kalimat di atas? Kalimat-kalimat itu mungkin akan sering kamu dengar mulai hari ini. Allah masih mau lihat perjuangan kamu. Iya. Kamu. Dulu aku mah di'semangat'in gitu sama temen-temen, kakak kelas, dan kakak mentor cuma bisa ngangguk-angguk atau tersenyum pahit. Walaupun gak terlalu berharap dapet SNMPTN dan memang sudah menyangka gak akan lolos, eh ternyata... tetep sakit, ya. Duh. Tapi pernah gak sih kamu meresapi kalimat itu? Aku pernah, kemarin-kemarin waktu dinyatakan lolos SBMPTN, aku pernah memikirkannya. Tapi sekarang, aku seperti tiba-tiba disadarkan. "Riz, di sini loh kamu sekarang. Jurusan yang dulu aja gak pernah kamu pikirin tapi sebenernya kamu idam-idamkan. Inget gak jatuh bangun masa-masa intensif bimbel dulu? Allah bener-bener lihat perjuangan kamu yang buat kamu ada di sini sekarang." ...

Dari Langit

Sepertinya cuma dia yang tahu kalau aku dan angin bertengkar pagi ini. Pasalnya cuma dia yang menyambutku pulang dengan senyuman miring seakan berkata, "Kan, sudah kubilang. Lihat apa yang kau perbuat." Dan aku hanya memutar bola mataku, sambil mengikuti arah pandangnya. Dari bawah sana, mungkin pohon merasa angin melampiaskan kemarahan padanya. Tapi menurut burung-burung gereja yang asyik bertengger menikmati sore, angin melampiaskan kemarahannya pada si bapak tukang sapu jalan. Lain lagi menurut air. Ah, sebenarnya air tidak menebak siapa melampiaskan kemarahan pada siapa. Air sudah cukup sebal mesti membawa dedaunan ke hilir. Lalu aku kembali menatapnya dan menaikkan pundakku. "Salahkan angin merusak pertemuan dua anak manusia itu." Dia malah tertawa kecil, membuat langit di timur menyala kekuningan. "Astaga. Bukankah lebih banyak orang yang berpisah karena hujan dibanding karena angin?" Salahkah aku jika aku memanggil dan berkolaborasi dengan ...

[Read Aloud] Dongeng Pelangi dan Hujan

SELAMAT HARI DONGENG SEDUNIA!!! (telat dua hari gapapa ya hehe) This is my first time recording a fairytale. Pardon my monotone voice, unsynchronized backsound, and the Line notifications wkwk. Backsound: 11. Castle on a Cloud - Les Misérables Backing Tracks (Karaoke/Instrumental)   Teks dongeng: Pelangi dan Hujan

[Read Aloud] Kahlil Gibran - On Children

HAPPY WORLD POETRY DAY!  

[Read Aloud] Nicholas Sparks - The Notebook

I was scrolling my twitter and visiting some random users when I found a capture of a page. I got amazed by the writing in there. And so I read the caption, Nicholas Sparks, a page from one of his melo novel, The Notebook. So I decide to read the page. Sorry for the bad grammar, spelling, reading, and so on. I hope you have a great day!