Langsung ke konten utama

[Read Aloud] Widji Thukul - Derita Sudah Naik Seleher


I started to like recording my voice when I read something. Then I realized I can learn spelling, vocalizing, and etc by recording this. This is my first recording. Sorry it's bad, I'm still learning.

Suatu malam entah kapan, lupa tanggalnya, temen SD, si Dilla tiba-tiba ngirimin capturean gitu. Eh, isinya puisinya Widji Thukul (maafkan di fotonya salah nama :((().

Tau, kan beliau siapa? Yap. Beliau ini aktivis HAM yang hilang saat kerusuhan 1998. Beliau ini seorang poet yang terkenal, dari ngamen puisi desa ke desa (antimainstream banget, kan???) sampai diundang Kedubes Jerman buat bacain puisi. Keren banget gak, sih? Bahkan setelah beliau menghilang berbagai penghargaan pun masih dipersembahkan untuk beliau.

Kembali ke chatroom, kirain mau sharing referensi puisi gitu, eh taunya suruh rekamin pas baca puisinya.

Agak kaku sih karena udah lama (banget) ga baca puisi lantang-lantang. Jadilah kirim voice note yang seadanya ini ke si Dilla. Eh beberapa saat kemudian dia nanya "Kok gaada teriaknya?"

....
hmm
....

Entah mau jawab yang mana. Jelas-jelas lagi di kosan jam 10 malem gitu yakali teriak-teriak. Atau mungkin skill baca puisiku tak seindah dulu *lalu menangis*

Ga.

Yasudah. Nikmati saja walaupun tidak enak didengar :')

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hatta, Jejak yang Melampaui Zaman

Membaca buku Hatta, Jejak yang Melampaui Zaman , seperti membaca catatan perjalanan yang diabadikan karena tahu dua puluh tahun ke depan, pembaca mungkin tidak akan ingat siapa yang melakukan perjalanan. Bersama dengan empat bapak bangsa Republik Indonesia lainnya, Sukarno, Tan Malaka, dan Sutan Sjahrir; Tempo menerbitkan serial monograf Bapak Bangsa: Hatta, Jejak yang Melampaui Zaman. Kalau biografi biasanya dirunutkan dari hari kelahiran hingga kematian, buku ini lebih berfokus pada tempat-tempat berkesan bagi Hatta dan teman-teman seperbuangan nya. Lain waktu menghasilkan cerita, tapi tempat menghasilkan cerita. Seperti prolognya, kita akan bertamasya sejarah bersama Bung Hatta. Saat membaca buku ini, kita akan dibawa ke tempat-tempat Hatta menghabiskan waktu dengan buku-bukunya. Dari Bukit Tinggi sampai ke Rotterdam, hingga ke pengasingan di Banda Neira. Dari menguatkan pondasinya sebagai seorang Muslim dan berkenalan dengan buku, hingga mempertahankan prinsip sebagai akademisi di...

Pengalaman Seleksi CPNS 2021 – Seleksi Administrasi

Lulus Februari 2021, saya langsung tancap keyboard , melamar ke berbagai perusahaan lewat platform jobseeker online , bersaing dengan 3000 lebih pelamar di setiap perusahaannya. Kalau dihitung lebih dari 100 perusahaan yang saya lamar, menyesuaikan CV berkali-kali, tapi nihi l. Bisa dihitung jari yang masuk tahap wawancara . Orang tua memang sudah dari awal saya lulus berharap untuk saya ikut seleksi PNS karena kasihan melihat saya yang dari SD selalu berkegiatan penuh seharian, saat itu leyeh-leyeh di rumah berbulan-bulan😂 Akhirnya, sambil tetap melamar pekerjaan ke berbagai perusahaan, saya berbakti pada orang tua dengan ikut mendaftar seleksi CPNS. Perlu diketahui bahwa proses seleksi CPNS ini dari pengumuman satu ke pengumuman lainnya sangat panjang jedanya, bisa hampir 1 bulan tanpa kepastian. Setiap hari ibu saya menanyakan apa pendaftaran sudah dibuka, setelah pendaftaran, ibu saya menanyakan setiap hari kapan pengumuman seleksi administrasi, lalu setelah lolos ibu saya a...