Langsung ke konten utama

Putih

Putihku ada di dalam
Putihku tertumpuk di dasar
Putihku dinding dari segala tumpahan tinta-tinta ambisi tertunda

Putihku tertutup origami-origami tak berbentuk
Putihku dikelilingi kertas krep berrenda

Putihku dibiarkan berdebu
Putihku ditumpahi kopi-kopi hangat penyambut pagi
Putihku dicoret-coret testimoni kearifan yang diberi pemutih
Putihku terbawa angin berlari ke tengah samudra
Putihku sering diletakkan di bagian paling pojok
ditinggalkan lalu lalang lampu kerlap-kerlip menghiasi bangker

Putihku ingin keluar
Putihku ingin memanjat naik
Putihku ingin selalu bersih
Putihku ingin putih sempurna
Putihku tidak ingin diperintahkan duduk lagi di sana

Nanti,
kalau tidak ada hari lagi,
kalau tidak ada tanah, tidak ada air lagi,
kalau tidak ada yang bisa dikatakan lagi,
putihku ingin beristirahat tanpa berkoar-koar lagi tentang kebebasan di panggung yang punya batas kebebasannya sendiri,
putihku ingin membebaskan dirinya sendiri.

Bekasi, 30 Oktober 2013

#unexpectedthingshappened

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pengalaman Seleksi CPNS 2021 – Seleksi Administrasi

Lulus Februari 2021, saya langsung tancap keyboard , melamar ke berbagai perusahaan lewat platform jobseeker online , bersaing dengan 3000 lebih pelamar di setiap perusahaannya. Kalau dihitung lebih dari 100 perusahaan yang saya lamar, menyesuaikan CV berkali-kali, tapi nihi l. Bisa dihitung jari yang masuk tahap wawancara . Orang tua memang sudah dari awal saya lulus berharap untuk saya ikut seleksi PNS karena kasihan melihat saya yang dari SD selalu berkegiatan penuh seharian, saat itu leyeh-leyeh di rumah berbulan-bulan😂 Akhirnya, sambil tetap melamar pekerjaan ke berbagai perusahaan, saya berbakti pada orang tua dengan ikut mendaftar seleksi CPNS. Perlu diketahui bahwa proses seleksi CPNS ini dari pengumuman satu ke pengumuman lainnya sangat panjang jedanya, bisa hampir 1 bulan tanpa kepastian. Setiap hari ibu saya menanyakan apa pendaftaran sudah dibuka, setelah pendaftaran, ibu saya menanyakan setiap hari kapan pengumuman seleksi administrasi, lalu setelah lolos ibu saya a...

Hatta, Jejak yang Melampaui Zaman

Membaca buku Hatta, Jejak yang Melampaui Zaman , seperti membaca catatan perjalanan yang diabadikan karena tahu dua puluh tahun ke depan, pembaca mungkin tidak akan ingat siapa yang melakukan perjalanan. Bersama dengan empat bapak bangsa Republik Indonesia lainnya, Sukarno, Tan Malaka, dan Sutan Sjahrir; Tempo menerbitkan serial monograf Bapak Bangsa: Hatta, Jejak yang Melampaui Zaman. Kalau biografi biasanya dirunutkan dari hari kelahiran hingga kematian, buku ini lebih berfokus pada tempat-tempat berkesan bagi Hatta dan teman-teman seperbuangan nya. Lain waktu menghasilkan cerita, tapi tempat menghasilkan cerita. Seperti prolognya, kita akan bertamasya sejarah bersama Bung Hatta. Saat membaca buku ini, kita akan dibawa ke tempat-tempat Hatta menghabiskan waktu dengan buku-bukunya. Dari Bukit Tinggi sampai ke Rotterdam, hingga ke pengasingan di Banda Neira. Dari menguatkan pondasinya sebagai seorang Muslim dan berkenalan dengan buku, hingga mempertahankan prinsip sebagai akademisi di...