Langsung ke konten utama

Diam dan Permohonan

21 Desember 2014
Aku masih saja bingung.
Kenapa orang senang meninggalkan sesuatu dengan diam?
Tidak mau membuka mulut tapi pergi seakan yang ditinggalkannya adalah yang paling salah sedunia.
Atau membuat merasa seperti itu.
Susah kah untuk sekedar mengungkapkan?
Padahal mungkin kita bisa mencari jalan bersama supaya kau tetap tinggal.
Atau aku bisa melepasmu dengan kesadaran penuh tanpa membuat hal yang kau tinggalkan terseok keheranan.
Tidak tahukah kalau diam juga bisa membawa hal yang ditinggalkannya meraung menuju kehancuran?
5 Januari 2015
Tidak perlu menghindar kalau kau tak suka dengan caraku.
Mendengar alasanmu membuatku sedikit lega walaupun itu keluar dari bibir orang lain.
Setidaknya ada yang bisa didengar, ada yang bisa diusahakan, diperbaiki.
Tidak perlu segan untuk melakukan segala sesuatu.
Anggap saja aku tidak ada.
Aku sedih melihatmu tidak berada di shaf terdepan shalat dzuhur seperti biasanya.
Aku sedih melihatmu pulang padahal seharusnya kau di sini, mempererat tali persaudaraan, memeluk lebih erat iman.
Jangan biarkan aku membuatmu seperti itu.
Sungguh, aku tidak ingin memilih dia atau dia daripada kamu, daripada yang lain.
Sungguh, aku tidak pernah menghindar darimu, dari siapapun.
Boleh anggap aku tidak ada.
Tapi kumohon datang.
Jangan perlakukan yang lain sama, mereka tidak tahu apa-apa.
Tetaplah datang lebih dulu saat adzan dzuhur berkumandang.
Shalatlah di shaf terdepan.
Berkumpul lah bersama sahabat-sahabatmu di surga kelak.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hatta, Jejak yang Melampaui Zaman

Membaca buku Hatta, Jejak yang Melampaui Zaman , seperti membaca catatan perjalanan yang diabadikan karena tahu dua puluh tahun ke depan, pembaca mungkin tidak akan ingat siapa yang melakukan perjalanan. Bersama dengan empat bapak bangsa Republik Indonesia lainnya, Sukarno, Tan Malaka, dan Sutan Sjahrir; Tempo menerbitkan serial monograf Bapak Bangsa: Hatta, Jejak yang Melampaui Zaman. Kalau biografi biasanya dirunutkan dari hari kelahiran hingga kematian, buku ini lebih berfokus pada tempat-tempat berkesan bagi Hatta dan teman-teman seperbuangan nya. Lain waktu menghasilkan cerita, tapi tempat menghasilkan cerita. Seperti prolognya, kita akan bertamasya sejarah bersama Bung Hatta. Saat membaca buku ini, kita akan dibawa ke tempat-tempat Hatta menghabiskan waktu dengan buku-bukunya. Dari Bukit Tinggi sampai ke Rotterdam, hingga ke pengasingan di Banda Neira. Dari menguatkan pondasinya sebagai seorang Muslim dan berkenalan dengan buku, hingga mempertahankan prinsip sebagai akademisi di...

Pengalaman Seleksi CPNS 2021 – Seleksi Administrasi

Lulus Februari 2021, saya langsung tancap keyboard , melamar ke berbagai perusahaan lewat platform jobseeker online , bersaing dengan 3000 lebih pelamar di setiap perusahaannya. Kalau dihitung lebih dari 100 perusahaan yang saya lamar, menyesuaikan CV berkali-kali, tapi nihi l. Bisa dihitung jari yang masuk tahap wawancara . Orang tua memang sudah dari awal saya lulus berharap untuk saya ikut seleksi PNS karena kasihan melihat saya yang dari SD selalu berkegiatan penuh seharian, saat itu leyeh-leyeh di rumah berbulan-bulan😂 Akhirnya, sambil tetap melamar pekerjaan ke berbagai perusahaan, saya berbakti pada orang tua dengan ikut mendaftar seleksi CPNS. Perlu diketahui bahwa proses seleksi CPNS ini dari pengumuman satu ke pengumuman lainnya sangat panjang jedanya, bisa hampir 1 bulan tanpa kepastian. Setiap hari ibu saya menanyakan apa pendaftaran sudah dibuka, setelah pendaftaran, ibu saya menanyakan setiap hari kapan pengumuman seleksi administrasi, lalu setelah lolos ibu saya a...